Siapa yang tidak tahu tentang kisah kemunculan Imam Mahdi di akhir zaman ini? Sebagai orang Islam, rata-rata sudah mengetahui akan kebangkitan Imam Mahdi di akhir zaman ini. Kapan akhir zaman itu?? Sekarang!! Percayakah anda bahawa kita lah umat akhir zaman itu??? Yaaa…. Jika merujuk kepada banyak hadis-hadis Nabi, maka memang terbukti kitalah umat yang berada pada akhir zaman itu..
عن ابن عباس عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: كيف تهلك أمة أنا فى أولها وعيسى ابن مريم فى آخرها والمهدى من أهل بيتى فى وسطها (الحاكم فى تاريخه ، وابن عساكر) أخرجه ابن عساكر (47/522) . وأخرجه أيضًا : الديلمى (3/292 ، رقم4875) .
Dari Ibn Abbas r.a. dari Nabi SAW, bersabda: “Bagaimana umat ini rusak sedangkan aku ada di awalnya, Mahdi ada di tengahnya dan al-Masih Ibn Maryam ada di akhirnya (Al Hakim dalam Kitab Tarikh, Ad Dailamy, Ibn Asakir )
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بَلاءً يُصِيبُ هَذِهِ الأُمَّةَ حَتَّى لا يَجِدُ الرَّجُلُ مَلْجَأً يَلْجَأُ إِلَيْهِ مِنَ الظُّلْمِ ، فَيَبْعَثُ اللَّهُ رَجُلا مِنْ عِتْرَتِي أَهْلِ بَيْتِي ، فَيَمْلأُ بِهِ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا ، يَرْضَى عَنْهُ سَاكِنُ السَّمَاءِ وَسَاكِنُ الأَرْضِ ، لا تَدَعُ السَّمَاءُ مِنْ قَطْرِهَا شَيْئًا إِلا صَبَّتْهُ مِدْرَارًا ، وَلا تَدَعُ الأَرْضُ مِنْ نَبَاتِهَا شَيْئًا إِلا أَخْرَجَتْهُ حَتَّى يَتَمَنَّى الأَحْيَاءُ الأَمْوَاتَ ، يَعِيشُ فِي ذَلِكَ سَبْعَ سِنِينَ أَوْ ثَمَانِ سِنِينَ (شرح السنة (أحاديث فقط) البغوي)
Abu Sa’id al-Khudry ra, berkata: Nabi SAW menyebutkan bahwa akan ada bencana yang menimpa umat ini sehingga mereka tidak mendapatkan tempat untuk berlindung dari kezaliman tersebut, maka Allah mengutus seorang laki-laki dari keturunanku dan keluargaku, maka pada saat itu dunia ini dipenuhi keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi kezaliman dan kemungkaran, penduduk langit suka dengannya begitu pula penduduk bumi, tidak meninggalkan langit satu titispun dari air yang turun darinya melainkan menumbuhkan tanaman dan menyuburkan tanah, dan tidak meninggalkan bumi dari tumbuh tumbuhannya melainkan mengeluarkan tanaman sehingga orang yang meninggal pun ingin hidup lagi. Al-Mahdi hidup selama 7 atau 8 tahun”.(Sarhus Sunnah-Al Baghawy , Misykaatu al-Mashaabih bab Asyraatu as-Saa’ah dalam Al-Mustadrak lil al-Hakim )
Tsauban r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda; “Hampir tiba suatu masa di mana bangsa-bangsa dan seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang hendak makan mengerumuni talam hidangan mereka.” Maka salah seorang sahabat bertanya “Apakah dari kerana kami sedikit pada hari itu?” Nabi SAW menjawab, “Bahkan kanu pada hari itu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa gerun terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan mencampakkan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’.” Seorang sahabat bertanya, “Apakah wahan itu hai Rasulullah?” Nabi menjawab, “Cintakan dunia dan takut mati.” – HR Imam Abu Daud
Ada lagi tanda-tanda yang mengatakan kita ini adalah umat akhir zaman;
Penaklukan Baitulmuqaddis Dari Auf b. Malik r.a., katanya, “Rasulullah s. a. w. telah bersabda:”Aku menghitung enam perkara menjelang hari kiamat.” Baginda menyebutkan salah satu di antaranya, iaitu penaklukan Baitulmuqaddis.” – Sahih Bukhari
Zina Merajalela”Dan tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang seenaknya melakukan persetubuhan seperti himar (keldai). Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang.” – Sahih Muslim
Pemimpin yang terdiri dari orang yang jahil dan fasik
Menghias masjid dan membanggakannya Di antara tanda-tanda telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegah-megahan dalam mendirikan masjid” – Riwayat Nasai.
Banyaknya berlaku pertikaian dan pembunuhan”Kiamat tidak akan berlaku kecuali apabila ilmu telah diangkat, banyaknya berlaku gempa bumi, timbulnya huru-hara dan banyak pertikaian yaitu pembunuhan – Sahih Bukhari
Bila kita melihat kepada hadis-hadis yang dinyatakan tadi benar bahwa kita ini ialah umat yang berada pada zaman yang akan berakhir yaituKIAMAT!!!
Hadis tentang kelahiran dan kemunculan Imam mahdi ;
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمَهْدِيُّ مِنْ عِتْرَتِي مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ (أخرجه أبو داود (4/107 ، رقم 4284) ، وابن ماجه (2/1368 ، رقم 4086) ، والحاكم (4/601 ، رقم 8672) ، والطبرانى (23/267 ، رقم 566)
Ummu Salamah ra, berkata: Adalah Nabi SAW, bersabda: “Imam Mahdi itu dari keluargaku dari keturunan anak Fatimah” (Sunan Abu Dawud Kitab Al-Fitan wal-Malahim. Bab Dzikru al-Mahdi, Ibn Majah, Al Hakim dan At Thabra
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَهْدِيُّ مِنِّي أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الْأَنْفِ يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ
Abu Sai’id al-Khudriy ra, berkata: Adalah Nabi SAW, bersabda:”Imam Mahdi dari keluargaku, lebar dahinya, mancung hidung-nya, pada masanya dunia penuh keadilan dan kedamaian serta kejujuran, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezaliman dan kemaksiatan, ia akan menjadi khalifah dimuka bumi selama tujuh tahun” (HR. Abu Dawud, Kitab al-Fitan wal-Malahim. Bab Dzikru al- Mahdiy )
Ini pula tanda-tanda yang sudah berlaku tentang kemunculan Imam Mahdi;
“Sebelum kemunculan Imam Mahdi, akan berlaku secara berturut-turut 2 gerhana pada bulan Ramadhan..” (Ibn Hajar Al haitami, Al Qaul Al Mukhtasar fi ‘alamat Al mahdi Al Muntazar)
“Akan ada dua gerhana matahari di bulan Ramadhan sebelum kedatangan Al Mahdi.” (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)
“Telah sampai kepadaku bahwa sebelum Al Mahdi datang, bulan akan gerhana dua kali di bulan Ramadhan.” (Diriwayatkan oleh by Abu Nu’aym dalam al-Fitan)
“Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 37)
Jika kita melihat kepada dalil-dalil di atas maka sadarilah bahwasanya tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi ini sudah berlaku. Yaaaa, gerhana bulan dan matahari pernah dicatatkan berlaku pada bulan Ramadhan pada tahun 1981 dan 1982.
Kita perhatikan pula pada tanda-tanda lain yang sudah terjadi. Tanda-tanda seterusnya ialah kemunculan bintang berekor atau komet melintasi bumi.
“Sebelum kemunculan Imam Mahdi, sebutir bintang berekor akan muncul dari arah timur.” (Ibn Hajar Al Haitami, Al Qaul Al Mukhtasar fi ‘alamat Al Mahdi Al Muntazzar)
“Munculnya bintang itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32)
Jika kita melihat kepada dalil-dalil di atas, Nabi pernah mengatakan bahawa antara tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi itu ialah munculnya bintang berekor(komet). Yaaaa, bintang berekor atau komet ini pernah  melintasi bumi pada tahun 1986. Komet ini merupakan sebuah bintang terang bersinar yang melintas dari Timur ke Barat. Ini terjadi setelah gerhana matahari dan bulan pada tahun 1981 dan 1982.
Tanda-tanda yang lain pula ialah terjadinya peperangan yang besar di bulan Syawal.
“Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqae’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas). “(Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 166)
Tiga bulan yang dimaksudkan dalam hadits ini kebetulan bertepatan dengan bulan-bulan berkecamuknya Perang Iran-Iraq. Pemberontakan(huru hara) pertama atas Iran berlangsung pada 5 Syawal 1398 (8 September 1976), seperti yang ditunjukkan oleh hadits ini, dan perang meletus antara Iran dan Iraq pada bulan Dzulhijjah 1400 (Oktober 1980).
Bila kita melihat kepada dalil-dalil di atas, coba kita perhatikan satu persatu bahawa semua tanda-tanda itu berlaku dalam jarak tahun yang dekat. Bermula dari tahun 1976 ketika huru hara pertama pemberontakan atas Raja Iran yaitu Shah Iran Pahlevi(jatuh pada tahun 1979) pada bulan Syawal. Dan peperangan Iran-Iraq pada tahun 1980 pada bulan Dzulhijjah. Selepas itu berlaku pula 2 gerhana dalam bulan Ramadhan pada tahun 1981-1982(2 tahun berturut-turut). Dan yang akhirnya berlaku pula lintasan bintang berekor(komet halley) mendekati bumi dari arah timur ke barat pada tahun 1986.
Tanda-tanda yang Nabi kabarkan ini benar-benar telah terjadi. Sekitar dari tahun 1976 hingga tahun 1986. Jika berdasar kepada hadis-hadis Nabi tadi bahwa Imam Mahdi akan muncul ketika telah terjadi tanda-tanda tersebut. Adakah perihal-perihal ini bermaksud beliau telah menampakkan diri?? Jika dengan demikian,jadi di mana Imam Mahdi sekarang???
Hadis tentang kemunculan Imam Mahdi itu bahasa kiasan yang bisa kita andaikan bahwa beliau telah hadir dalam artian telah lahir. Bukan telah muncul keberadaannya. Kemungkinan Imam Mahdi telah lahir(hadir di dunia ini) pada tahun 1981 atau 1982 ketika terjadiya 2 gerhana dalam 1 bulan (Ramadhan) dulu.
Jika Imam Mahdi telah dilahirkan pada tahun 1981 maka umur Imam Mahdi sekarang sekitar 30 tahunan. Diceritakan bahwa Imam Mahdi akan menampakkankan dirinya ketika berumur 40 tahun(kemungkinan).
“Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka’bah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)
Jika ketika umur 40 Imam Mahdi mulai menampakkan dirinya dan memimpin dunia ini. Perkiraan kita bila umur kepemimpinan beliau pada umur 40 tahun dikurangi 29 tahun maka akan diperkirakan 11 tahun lagi. Secara perhitungan kasar ini dimungkinan 10 tahunan lagi bahwa Imam Mahdi munculi dengan cara di baiah oleh orang-orangi di Mekah.
Semuasudah ketahui bahwa munculnya(kehadiran) Imam Mahdi disaat dunia ini berada dalam huru hara, kacau bilau, peperangan dan pembunuhan dimana-mana. Maka munculnya Imam Mahdi ketika itu untuk mengamankan dunia kembali dalam pemerintahannya yang adil.
Sabda Nabi;
“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR abu Dawud 9435)
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antara-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)
Kata Ali Ra;
“Sebelum munculnya al-Mahdi, pasukan berkuda as-Sufyani akan menyerang Kufah. Penduduk Khurasan pula (sibuk) keluar mencari al-Mahdi. Kemudian penduduk Khurasan itu bertemu dengan pasukan al-Hasyimi (yang berada) di tengah-tengah Panji-panji Hitam, di bawah pimpinan Syuaib bin Saleh. Penduduk Khurasan (yang dipimpin oleh at-Tamimi dan al-Hasyimi) bertembung dengan pasukan as-Sufyani di kawasan yang berbatu dan terus terjadi pertempuran yang sengit. Dalam pertempuran itu, yang unggul adalah pasukan yang membawa Panji-panji Hitam, manakala pasukan as-Sufyani melarikan diri. Ketika itulah umat manusia (sangat-sangat) berharap agar dapat menemui al-Mahdi, dan mereka terus mencarinya.”
Dari Ibnu Mas’ud RA, sabda Nabi SAW,
“Kemudian Urwah bin Muhammad as-Sufyani menghantar sepasukan tentera berkudanya ke Kufah seramai 15,000 orang, kemudian mengutus pasukan tentera yang lain seramai 15,000 orang juga, yang berkenderaan, menuju ke Makkah dan Madinah untuk memerangi al-Mahdi dan para pengikutnya. Maka pasukan tentera yang pertama tadi sampai ke Kufah, berjaya menawan kota itu, lalu memusnahkan apa sahaja, daripada kaum perempuan dan kanak-kanaknya, di samping membunuh setiap lelaki, merampas segala harta-benda yang ada lalu pulang semula (kepada as-Sufyani). Maka (pada ketika itu juga) datanglah suatu kaum yang gagah berani (sihat)dari arah Timur, yang mana mereka itu mengikut Amir min Umarak dari (keturunan) Bani Tamim yang dikatakan dia itu (adalah) Syuaib bin Saleh. Maka dia datang menyelamatkan setiap yang ada daripada tawanan mereka (wanita dan kanak-kanak tadi) lalu (segera) bertolak pula ke Kufah. Pasukan tentera yang kedua pula, sampai ke kota Madinah Rasul SAW, lalu memerangi dan memusnahkannya selama tiga hari……………”
Coba lihat pada perkataan yang bergaris hitam itu. Pasukan berkuda… Maknanya akan menunggang kuda. akankah zaman itu masih berperang menaiki kuda lagi(jika fikir logik akal)?? Sebab itulah teori yang mengatakan bahawa gangguan kekuatan listrik di bumi akan terganggu dan manusia akan kembali berperang menggunakan cara lama.. Wallahu a’lam.
Apapun ini hanyalah teori berdasarkan hadis Nabi Muhammad. Hakikatnya kita tak tahu kapankah tarikhnya kemunculan Imam Mahdi. Entri ini ditulis bukan untuk dipercayai 100%. Tapi sebagai persiapan awal untuk kita menghadapi zaman itu nanti. Bertaubat lah segera mungkin. Mudah-mudahan Allah menjadikan kita ini termasuk di dalam Tentara/Pasukan Imam Mahdi. Berhati-hatilah, Fitnah Dajjal sungguh dahsyat..

Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, mensia-siakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah.

"Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat.

Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah,

"Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Disini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yang memandangi."

Disusuli oleh telinga, "Saya yang mendengarkan. "

Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."

Bibir mengaku, "Saya yang merayu."

Lidah menambah, "Saya yang mengisap."

Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meramas."

Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dimasukkan ke dalam jahanam. Padahal rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu. Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya:

"Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan", kata malaikat.

"Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahawa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahawa ia telah melakukan taubat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di bebaskan dari neraka dan dihantarkan ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga:

"Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk syurga karena pertolongan selembar bulu mata."


Semoga yang pendek ini bermanfaat bagi kita...Amin

Aku khawatir terhadap suatu masa yg rodanya
dapat menggilas keislaman. _
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak
berbekas dalam perbuatan.

Banyak orang baik tapi tidak berakal,
ada orang berakal tapi tidak beriman.

Ada lidah fasih tapi berhati lalai,
ada yg khusyuk namun sibuk dalam kesendirian
.
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.


Ada ahli maksiat, rendah hati bagaikan sufi.

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat
dan ada yg banyak menangis karena kufur nikmat.

Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat
dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.

Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan
dan ada pezina yang tampil jadi figur.

Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham
tapi tak menjalankan.

Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tak tau diri.
Ada orang yang bergama tapi tak berakhlak dan ada yang _
berakhlak tapi tidak bertuhan...

Lalu diantara semua itu, aku ada dimana??
(Ali bin Abi thalib)


Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-s
urah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau….. Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari lagi aku….
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu….dulu sekali…
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos…
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri….
Dalam bisu dan sepi….
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

Kekuatan dan kekuasaan Allah jauh lebih besar dari persoalan yang dihadapi manusia, maka belilah semua kesulitanmu dengan SEDEKAH, karena sedekah itu:
– Dapat mengundang datangnya rezeki Allah SWT
– Dapat menolak bala. Rasulullah SAW bersabda, ”Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.”
– Dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah SAW menganjurkan, ”Obatilah penyakitmu dengan sedekah.”
– Sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur. Kata Rasulullah SAW, ”Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.”
Dalam hadis lain:
Rasulullah SAW menjelaskan, ”Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, ‘Ya Tuhanku, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerena Allah’. Yang satu lagi menyeru, ‘Musnahkanlah orang yang menahan hartanya’.’

Rasulullah pernah bersabda bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Rasulullah juga mengisyaratkan banyaknya wanita muslimah yang masuk surga. Bahkan, ada wanita-wanita muslimah yang bisa masuk surga dari pintu manapun. Ya, wanita muslimah seperti Anda bebas mau masuk surga dari pintu manapun, asalkan memenuhi 4 kriteria berikut ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih)

Menjaga shalat lima waktu

Kriteria pertama wanita bisa masuk surga dari pintu manapun, setelah ia beriman kepada Allah, adalah menjaga shalat lima waktu. Artinya ia selalu mengerjakan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Subuh. Tidak pernah meninggalkan shalat-shalat tersebut kecuali di saat-saat diharamkan shalat, yakni saat haidh dan nifas. Ia tidak malas mengerjakannya, juga tidak menunda-nunda.
Shalat demikian penting dan menempati urutan pertama amal seseorang. Shalat juga menjadi barometer amal-amal lainnya.

إن أول ما يحاسب به العبد صلاته فإن صلحت صلح سائر عمله وإن فسدت فسد سائر عمله

“Amal yang akan dihisab pertama kali dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya, baik pula seluruh amalnya. Jika buruk shalatnya, buruk pula seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi)

Berpuasa di bulan Ramadhan

Kriteria kedua wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah puasa Ramadhan. Ia berpuasa penuh di bulan yang mulia itu, kecuali pada hari-hari ia berhalangan dan diharamkan berpuasa. Maka saat ia terhalang haid, ia menggantinya di bulan lain selain Ramadhan. Pun saat ia udzur karena sakit, ia menggantinya di hari lain. Sedangkan saat ia telah tua dan tidak mampu berpuasa, ia pun membayar fidyah sebagai gantinya.
Sesungguhnya, surga disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ

“Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabbnya.” (QS. Al Qalam : 34)
Sedangkan puasa Ramadhan, tujuannya adalah membentuk insan yang bertaqwa.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

”Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi bertaqwa.” (QS. Al Baqarah : 183)

Menjauhi zina

Kriteria ketiga wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah menjaga kemaluannya dari zina. Artinya, bukah hanya ia tidak berzina, tetapi ia juga menjauhi zina sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk” (QS.Al Isra’ : 32)
Wanita yang ingin bisa masuk surga dari pintu manapun, ia tidak pernah berzina, ia tidak pernah selingkuh, ia menjaga tata pergaulannya sesuai aturan Islam, hingga terjagalah dirinya dari khalwat-ikhtilat dan hal-hal lain yang mendekati dan dapat mengantarkan menuju zina.

Taat kepada suami

Kriteria keempat wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah, ia mentaati suaminya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat. Bagi wanita muslimah, setelah ia menikah, maka orang pertama yang berhak ia taati adalah suaminya. Bahkan melebihi ketaatan kepada orangtua. Khususnya ketika suaminya sejalan dengan aturan agama.
Makan bayangkanlah, alangkah bahagianya, di hari yang ketika itu banyak wanita dilemparkan ke neraka, Anda dapat melenggang ke surga. Dan di tempat yang penuh kenikmatan itu, Anda dipersilakan untuk memilih masuk dari pintu manapun. Betapa mulia dan betapa bahagianya. Semoga.
Wallahu a’lam bish shawab.

‘Ulumul Qur’an (عُلُوْمُ الْقُرْآن) terdiri dari dua kata: ‘ulum (عُلُوْمُ) dan Al Qur’an (الْقُرْآن). Untuk mengetahui definisi atau pengertian ulumul Qur’an, kita perlu mengetahui pengertian ‘ulum dan pengertian Al Qur’an.

Pengertian ‘Ulum

‘Ulum (عُلُوْمُ) merupakan bentuk jamak (plural) dari kata ‘ilm (علم). ‘Ilm artinya adalah al fahmu wal idrak (pemahaman dan pengetahuan). Dalam konteks ini, secara istilah, ‘ilm berarti pengetahuan hasil kajian berbagai masalah dengan standar ilmiah.

Pengertian Al Qur’an

Secara bahasa, Al Qur’an (الْقُرْآن) berasal dari kata qara’a (قرء) yang berarti mengumpulkan dan menghimpun. Qara’a, qira’atan wa qur’anan. Disebut qira’ah karena merangkai huruf-huruf dan kata-kata dalam satu ungkapan yang teratur dan bermakna.

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآَنَهُ . فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآَنَهُ

“Sesungguhnya Kami-lah yang bertanggungjawab mengumpulkan (dalam dadamu) dan membacakannya (pada lidahmu). Maka apabila Kami telah meyempurnakan bacaannya (kepadamu, dengan perantaraan Jibril), maka bacalah menurut bacaannya itu” (QS. Al Qiyamah: 17-18)
Dalam konteks ini, secara istilah, Al Qur’an adalah wahyu yang diturunkan Allah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, diriwayatkan secara mutawatir dan membacanya bernilai ibadah.
Secara lengkap dan detail, insya Allah pengertian Al Qur’an akan dibahas pada artikel tersendiri.

Pengertian Ulumul Qur’an

Secara singkat, ‘ulumul Qur’an adalah ilmu-ilmu yang membahas tentang Al Qur’an. Syaikh Manna’ Al Qaththan dalam Mabahits fii ‘Uluumil Qur’an (Pengantar Studi Ilmu Al Qur’an, diterbitkan Pustaka Al Kautsar) menjelaskan pengertian ulumul Qur’an secara istilah adalah, suatu ilmu yang mencakup berbagai kajian yang berkaitan dengan Al Qur’an seperti asbabun nuzul, pengumpulan Al Qur’an, masalah Makkiyah dan Madaniyah, nasikh dan mansukh, muhkam dan mutasyabihat, dan lain-lain.

Nama Lain ‘Ulumul Qur’an

‘Ulumul Qur’an kadang-kadang juga dinamakan ‘ushulut tafsir (dasar-dasar atau prinsip-prinsip penafsiran). Sebab, ‘ulumul Qur’an memuat berbagai pembahasan dasar atau pokok yang wajib dikuasai dalam menafsirkan Al Qur’an.

Apa Saja yang Dibahas dalam ‘Ulumul Qur’an?

Pembahasan ‘Ulumul Qur’an meliputi:
  1. Definisi Al Qur’an dan perbedaannya dengan hadits qudsi dan hadits nabawi
  2. Cara turunnya Al Qur’an
  3. Makkiyah dan Madaniyah
  4. Asbabun nuzul
  5. Pengumpulan Al Qur’an
  6. Muhkam dan mutasyabihat
  7. Lafazh ‘am dan khas (umum dan khusus)
  8. Nasikh dan mansukh
  9. Muthlaq dan Muqayyad
  10. Mantuq dan mafhum
  11. Mukjizat Al Qur’an
  12. Amtsal (perumpamaan) Al Qur’an
  13. Qasam (sumpah) dalam Al Qur’an
  14. Jadal (debat) dalam Al Qur’an
  15. Qashash (kisah-kisah) dalam Al Qur’an
  16. Terjemah Al Qur’an
  17. Tafsir dan ta’wil
  18. Syarat dan adab mufassir
  19. Perkembangan tafsir
  20. Mufassir (ulama-ulama yang menafsirkan Al Qur’an)
Semoga ke depan, kita dapat membahasa satu per satu pembahasan dalam ‘ulumul Qur’an di atas, sehingga kita semakin memahami Al Qur’an dan menjadi lebih dekat dan cinta dengan Al Qur’an. [Tim Redaksi Webmuslimah.com]

Di antara sekian banyak sahabat Nabi, hanya Utsman bin Affan radiyallahu ‘anhu yang mendapat laqab (gelar) dzun nurain. Bahkan di antara seluruh manusia sejak Nabi Adam ‘alaihis salam hingga hari kiamat nanti, hanya Utsman bin Affan yang bergelar dzun nurain.
Apa arti dzun nurain dan mengapa Utsman bin Affan digelari dzun nurain?
Dzun nurain artinya adalah pemilik dua cahaya. Utsman bin Affan digelari dzun nurain, “Sebab tidak ada seorang pun yang menurunkan kelambu (menikahi) dua putri Nabi selain Utsman bin Affan,” terang Al Mahlab bin Abi Shafrah, seorang tabi’in yang pernah menjadi panglima pasukan perang ke India.
Husain Al Ja’fari juga menerangkan hal senada. “Tidak ada yang mengumpulkan dua orang anak nabi sejak Allah menciptakan Nabi Adam sampai hari kiamat selain Utsman,” kata beliau, “Oleh karena itu beliau dinamakan dzun nurain.”
Sedangkan Abbas Al Aqqad seperti dikutip Prof Dr Ali Muhammad Ash Shalabi dalam Biografi Utsman bin Affan menyebutkan bahwa Utsman bin Affan digelari dzun nurain karena banyak membaca Al Qur’an setiap malam dalam shalatnya. Al Qur’an adalah cahaya dan shalat malam adalah cahaya juga. [Ibnu K/Bersamadakwah]